Bupati Bintuni : Terkait Kesiapan Pemerintah Terhadap Ancaman Wabah Virus Corona.

oleh -31 views

Sinarpapua.news,Bintuni – Sejak Presiden Indonesia mengumumkan bahwa dampak dari Virus Corona yang sudah menyebar di Indonesia, maka Kabupaten Teluk Bintuni adalah salah satu Daerah yang di indikasikan berpotensi penyebaran Virus Corona.

Untuk di Papua Barat 3 Daerah yang Potensi akan Virus Corona, yaitu Bintuni, Manokwari dan Raja Ampat, Bintuni berkaitan dengan kehadiran Perusahaan LNG Tangguh, yang dicurigai akan datang penularan dari luar terutama Warga Negara Asing ( WNA ) yang bekerja disana.

Dan selain itu juga, daerah Bintuni terbuka, maka potensi terpapar sangat gampang sebab lalu lintas darat dan laut cukup ramai begitupun dari udara.

” Oleh karena itu saya ingin menyampaikan kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Teluk Bintuni, mari kita semua waspada menjaga diri dari Dampak Virus Corona atau Covid 19 ini, kita tidak perlu takut, tetapi kita waspada, penyakit ini memang dapat disembuhkan, tetapi juga berpotensi pada kematian, oleh karena itu sesuai instruksi Bapak Presiden dan juga berdasarkan Petunjuk dari Gubernur Papua Barat, agar kita semua mewaspadai ” ungkap Bupati.

” Untuk Kabupaten Teluk Bintuni, sudah dibentuk Tim Satgas Covid 19, yang sudah bekerja sekitar satu Minggu dan  sudah bekerja secara maksimal, Satgas ini tugasnya adalah melakukan  screaning terhadap semua orang yang masuk ke Kabupaten Teluk Bintuni, lewat beberapa jalur yakni Darat, Laut dan Udara, akan tetapi juga, bahwa Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni secara serius sejak satu bulan yang lalu telah berupaya berdiskusi dalam rangka pembentukan Satgas Covid 19 yang telah berjalan sampai pada hari ini ”

Langkah cepat dan sigap yang diambil oleh Tim Satgas Covid 19 Bintuni ini, yakni dengan menyiapkan tempat pemeriksaan seperti dengan adanya posko di jalur masuk dekat Kantor Bupati, posko di pelabuhan Bintuni, posko di Pelabuhan Kampung Lama ( Pos AL ), posko Pelabuhan dan Bandara Babo, juga ada posko di Tofoi, Posko di Aroba, serta di Distrik Weriagar, dan semua posko ini akan kami tempatkan Dokter dengan petugas – petugas medis, tapi tetap dibawah kendali Tim Satgas Posko Bintuni, dan masing – masing posko ada ketua satgasnya ” tegas Bupati Teluk Bintuni.

Segala sesuatu yang bentuknya informasi dari Satgas Covid 19 Bintuni, harus bersumber dari juru bicara Tim Satgas Covid 19, jadi saya harapkan kepada masyarakat tidak ada info dari luar yang tidak berdasarkan dari sumber – sumber yang bisa dipercaya.

Saya selaku Kepala Daerah akan tetap terus mengikuti perkembangan dari Tim Satgas ini, saya sangat mengapresiasi Tim Satgas ini. (SL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *