Pemda Bintuni Bersama Petrotekno Dorong Masyarakat Usaha Bidang Pertanian

139

Sinarpapua.news,Bintuni – PT PETROTEKNO khususnya yg beroperasi di Kabupaten Teluk Bintuni Papua Barat, melalui program CSRnya, telah memperkenalkan salah satu unit pelatihan yang terkonsentrasi pada bidang pertanian bernama Pusat Pelatihan Agro-Teluk Bintuni (P2 AGRO-TB).

Proses pelatihan ini tlh berjalan sejak tahun 2019. Pada awalnya bergerak di 4 Kampung, yakni Kampung Hokut, Awaba, Beimes, & Kampung Iguriji.

Saat ini untuk mengoptimalkan proses edukasi tersebut maka Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni tengah mempersiapkan Pusat Pelatihan dan Pengembangan Agribisnis – Teluk Bintuni (PPPA) yang bertempat di Kampung Iguriji.

Saat Tim Sinarpapua.news sambang ke lokasi Pertanian PPPA, Mohammad Mona Putra selaku Koordinator program CSR PETROTEKNO untuk Pertanian ini mengatakan, ” berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 5 Hektar ini, PPPA memiliki target dan tujuan untuk kemakmuran Kabupaten Teluk Bintuni khususnya di bidang pertanian ” ungkapnya baru – baru ini di lokasi areal PPPA Teluk Bintuni di Iguriji, Kamis 20/05/2021.

Sebagai tempat edukasi budidaya pertanian terintegrasi dalam arti yang luas dan juga sebagai demplot budidaya pertanian degan produktifitas yg baik, sebagai pusat sumber informasi pertanian bagi stakeholder serta sebagai wahana agrowisata di Teluk Bintuni.

“Sampai dengan saat ini, PPPA masih dalam tahap persiapan untuk pelatihan pemenuhan komoditas ,terutama dalam penyiapan fasilitas penunjang pelatihan, dalam rangka mempersiapkan bekal pelatihan kepada masyarakat Teluk Bintuni di masa mendatang”, ungkap Mona.

Di samping itu demplot pembelajaran diarahkan untuk dapat berproduksi optimal dengan mengedepankan aspek produktivitas dan estetik sehingga mampu menarik perhatian dan menjadi destinasi agrowisata Teluk Bintuni, tentunya hal ini ditunjang dgn keberadaan para fasilitator penyuluh yang professional dan berkompeten pada bidangnya.

“Tidak hanya itu, PPPA akan membuka peluang bagi masyarakat yang ingin datang berkunjung ke lokasi untuk bertanya atau saling berbagi Ilmu dalam pengelolaan usaha dibidang Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan. Dengan senang hati, pasti akan diberikan edukasi yang bermanfaat.”, ujar Mona.

Lebih lanjut Mona menjelaskan, “PPPA saat ini telah membangun demplot kecil aneka usaha tani meliputi, hortikultura (aneka sayuran hijau, buah-sayur, umbi – umbian, palawija hingga dengan beberapa tanaman buah jangka Panjang), bukan hanya tanaman tapi kami juga start perdana untuk budidaya peternakan seperti kambing, dan sektor perikanan kami juga membudidayakan ikan Nila di samping tetap mempertahankan ekosistem tumbuhan alami (tumbuhan kayu hutan) sebagai bentuk perhatian terhadap konservasi lingkungan.”

“Tanpa kita sadari bahwa sebenarnya dengan menerapkan pola – pola yang barusan saya sampaikan maka sudah jelas ada siklus atau mata rantai dari usaha budidaya tersebut. PPPA hadir di Tanah SisarMatiti sejatinya ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat luas khususnya pelaku – pelaku usaha Pertanian, Perkebunan,.dan perikanan dan peternakan bahwa setiap usaha tani dapat dilakukan secara terpadu dengan menerapkan metode yang baik.”

Produk – produk hortikultura diperoleh dari hasil pemanfaatan limbah peternakan (kohe/urine) dan sedimentasi organik kolam ikan sebagai pupuk/nutrisi bagi tanaman, Produk ternak diperoleh degan kualitas hidup semakin baik setelah mendapatkan asupan makanan tambahan yg bernutrisi dari sortiran sayur hasil kebun, Produk Ikan lebih berbobot paska adanya asupan limbah cacahan sayur sortiran dan beberapa bagian kohe yang ditebar dlm kolam, sehingga kaitannya pemicu Mikroorganisme air seperti plankon maupun jenis kutu air dapat menjadi makanan bernutrisi bagi pertumbuhan ikan.

“Saya berharap kedepannya PPPA yang akan dikelola oleh Dinas Pertanian Teluk Bintuni akan memberikan manfaat serta memberikan ilmu serta tata kelola usaha di bidang – bidang usaha yang berkaitan. Terima kasih kepada Pemerintah daerah yang telah menyediakan wadah dan mengamanahkan.” Tutup Mona.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini