Bahas Penyelesaian Tanah Bandara Steenkol Bintuni, Bupati Bentuk Tim Khusus

oleh -37 views

Sinarpapua.news,Bintuni – Dalam rangka penyelesaian Tanah Bandara Steenkol di Kabupaten Teluk Bintuni, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dalam hal ini Bupati Teluk Bintuni bersama Plt Sekda Teluk Bintuni dan Ketua DPRD Teluk Bintuni, melaksanakan rapat koordinasi mengenai pembahasaan hak ulayat tanah adat lokasi tanah bandara Steenkol Bintuni, Senin 01/08/2022 Sasana Karya Kompleks perkantoran dinas – dinas Pemerintah daerah kabupaten teluk Bintuni.

Dihadiri oleh Bupati Teluk Bintuni Ir Petrus Kasihiw MT, Plt Sekda Teluk Bintuni Frans N Awak, Ketua DPRD Teluk Bintuni Simon Dowan Siba, sejumlah pimpinan OPD, Kajari Teluk Bintuni, Dandim 1806 Teluk Bintuni, Kapolres Teluk Bintuni, kepala kantor otoritas Bandara Teluk Bintuni, perwakilan dari kantor Badan Pertanahan Nasional Teluk Bintuni serta beberapa Keluarga Besar Perwakilan Marga Yettu dan Marga Iba.

Dalam penjelasannya Bupati Teluk Bintuni mengatakan ” soal hak adat tetap kita akan selesaikan itu prinsip dan akan kita upayakan, tetapi juga tidak bisa dengan hanya duduk rapat begini langsung kita putuskan, bukan begitu caranya ” .

kita akan bentuk satu tim yang akan bekerja di lapangan mengkroscek dan memediasi ke pihak masyarakat yang mempunyai hak wilayah adat, saya bersama ketua DPRD juga akan nantinya turun lapangan mengkroscek ke masyarakat, sehingga nantinya menghasilkan keputusan – keputusan yang di dalamnya tidak merugikan satu sama lain, ungkap Bupati Petrus Kasihiw.

Ditempat yang sama Marinus Yettu sebagai keterwakilan dari keluarga besar marga Yettu, dirinya menjelaskan bahwa ” jadi ini bukan soal belum atau tidak dibayar terkait dengan pertemuan ini yah, namun kami sekeluarga dari marga Yettu merasa belum puas, maka kami datang bersama beberapa dari keluarga Yettu dan keluarga Iba, terima kasih banyak di hadapan bapak bupati dan ketua DPRD karena kami sudah di terima dan aspirasi kami berupa point – point hasil kesepakatan keluarga dalam bentuk dokumen bapak sudah pegang, semoga dapat segera di jawab apa yang kami inginkan” ungkap Marinus Yettu

Lanjut Bupati dalam forum diskusi tersebut, ” baik sesuai janji saya maka akan kami bentuk satu tim dan tim tersebut yang akan bekerja agar segera ada jalan keluar soal hak tanah adat dari lokasi bandara Steenkol Bintuni, nanti akan kita infokan untuk rapat selanjutnya, sekiranya saya selaku Bupati tidak bisa mengambil langkah yang keliru melainkan harus sangat berhati – hati, agar semua menjadi baik tidak ada yang di rugikan ” jelasnya. ( AL )

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *