Bupati Petrus Kasihiw : Bangun Cara Berpolitik Yang Baik, Tinggalkan Dan Wariskan Buat Generasi Mendatang

oleh -46 views

Sinarpapua.news,Bintuni – Dalam rangka menghadiri peringatan HUT Partai demokrasi Indonesia perjuangan ( PDIP ) yang ke 50 tahun, Bupati Teluk Bintuni Ir Petrus Kasihiw MT yang juga sekaligus pembina partai politik di kabupaten teluk bintuni dalam sambutannya menyampaikan ” terima kasih kepada pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Teluk Bintuni dan seluruh jajarannya yang telah mengundang saya untuk hadir dalam perayaan HUT tahun emas PDI perjuangan ”

Pada kesempatan yang baik ini saya ingin menyampaikan beberapa pesan selaku Pembina partai politik di Kabupaten teluk Bintuni arahan dari Pembina partai politik Provinsi Papua Barat yang tidak lain adalah Bapak penjabat Gubernur Papua Barat yang disampaikan pada apel gabungan 7 kabupaten se papua barat pada hari senin kemarin di manokwari, penyampaian beliau berkaitan dengan kondisi bangsa Indonesia.

Secara nasional mulai dari pusat hingga ke daerah sudah menunjukkan semakin dekatnya tahun politik pesta demokrasi, saat ini sudah mulai menampakkan gejala-gejala yang meningkat aura politik dari pusat sampai di daerah, kita perlu mewaspadai segala upaya-upaya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, untuk kita sama – sama menjaga kondisi keamanan walaupun ada pemanasan suhu politik tetapi mari kita sikapi dengan bijak boleh kita lakukan segala tahapan-tahapan sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan oleh KPU dan Bawaslu.

Bapak Gubernur mengundang ketua KPU Provinsi Papua Barat dan ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat untuk berdiskusi dengan para kepala daerah dan juga pejabat-pejabat dalam rangka mengantisipasi tahun politik 2023 menjelang tahun 2024 beberapa ketentuan ketentuan yang disampaikan oleh ketua KPU juga oleh ketua Bawaslu Provinsi, bahwa mari kita semua mengikuti semua tahapan yang telah ditetapkan dengan baik hingga sampai pada hari pesta demokrasi nanti

Lanjut Bupati, pesan-pesan tersebut ada juga beberapa hal yang disampaikan termasuk indeks kerawanan Pemilu kalau pada pemilu – pemilu yang lalu pintu masuk daerah merah tetapi pada pemilu kali ini kita disebut sebagai daerah yang ada di kondisi yang aman dan terkendali, ini adalah bentuk kerjasama kita kepada teman-teman pimpinan parpol kepada tokoh-tokoh masyarakat kepada tokoh-tokoh agama, mari kita jaga ini dengan baik agar pesta demokrasi dapat terselenggara dan mencapai tujuan yakni menghadirkan pemimpin-pemimpin bangsa pemimpin berwatak kenegarawanan mulai dari pusat sampai di daerah, politik bukan alat pemecah belah tapi politik itu alat untuk mencapai kekuasaan guna mewujudkan tujuan bernegara.

Tujuan bernegara tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat menjaga tetap aman dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang ingin saya sampaikan kepada kita semua juga bahwa sebelum ada penetapan Calon Legislatif maupun calon kepala daerah diharapkan tidak terdapat baliho yang dipasang karena bertentangan dengan ketentuan, Bawaslu menyerahkan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk menurunkan baliho-baliho yang sudah terpasang namun belum saatnya dipasang, ini akan kita lakukan di Bintuni itulah pesan-pesan yang disampaikan kepada kita sekalian saya berharap dengan hari ini kita sama-sama hadir untuk sama-sama bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan, inilah wujud kebersamaan walaupun warna kita berbeda dalam partai politik tetapi ajaran partai politik manapun pasti akan menyatukan kebaikan.

Bupati berharap, untuk semua partai besar partai penguasa, ini periode perjuangan akan menjadi corong demokrasi akan menjadi rujukan demokrasi bangsa dan pada akhirnya menjadi jembatan emas untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, demokrasi perjuangan telah menunjukkan eksistensi pejuang dalam membangun negara ini dari pusat sampai di daerah dan sejarah itu akan mencatat seluruh kader PDI Perjuangan seluruh simpatisan untuk mewujudkan harapan-harapan partai hingga nanti Pemilu pemilihan presiden Pemilihan DPR dan nanti juga sampai pada pemilihan gubernur bupati dan walikota di tahun 2004.

” kita jaga situasi ini mari kita bangun cara berpolitik yang baik, kita tinggalkan dan kita wariskan buat generasi-generasi yang nanti akan melanjutkan di kabupaten teluk bintuni ” tutup Bupati. ( AL )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *