Peringati Hari HIV – AIDS Sedunia, Matret Kokop Ingatkan Hindari Pergaulan Bebas

oleh -58 views

Sinarpapua.news,Bintuni – Hari AIDS sedunia yang jatuh pada tanggal 1 desember diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV. Konsep ini digagas pada Pertemuan Menteri kesehatan sedunia mengenai program-program untuk Pencegahan AIDS pada tahun 1988

Kabupaten teluk bintuni dalam rangka hari HIV sedunia, organisasi-organisi pemuda seperti Germas, Forapelo, KNPI, Pemuda Katolik dan dinas kesehatan teluk bintuni menggelar seminar dampak HIV-AIDS terhadap masa depan generasi muda, bertempat di gedung women center, sabtu (2/12/2023).

Wakil Bupati Teluk Bintuni, Matret Kokop SH dalam sambutannya menyampaikan ” saya sebagai wakil pemerintah daerah sangat mengapresiasi untuk kegiatan ini, mudah-mudahan ke depan kita akan tetap melaksanakan kegiatan ini, bukan hanya di kabupaten saja akan tetapi di pelosok distrik – distrik yang ada di kabupaten teluk bintuni ”

Dirinya juga berpesan untuk anak-anak muda jangan terlalu bergaul bebas apalagi sampai melakukan hal – hal yang merusak diri sendiri dan berdampak untuk masa depan generasi muda, seperti sex bebas karena juga akan mengakibatkan penyakit yang luar biasa bahaya bahkan bisa menular, ungkap wakil bupati.

Matret Kokop juga berharap agar kegiatan sosialisasi seperti ini dilakukan juga ditempat seperti gereja, masjid, mushola – mushola, kantor – kantor dan lain lain, untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat serta anak – anak muda terhadap dampak dari HIV-AIDS sehingga kabupaten teluk bintuni menjadi yang pertama untuk menghadapi tantangan wabah virus ini, kalau sekarang kita mulai  insyaallah pasti bisa, ujarnya

Hosana Elisabeth Linanda Fimbay S.I.P,, MM  selaku ketua panitia seminar HIV AIDS teluk bintuni juga menyampaikan bahwa ” tujuan kami menyelenggarakan acara ini, yaitu sebagai tolak ukur kepedulian siswa dan siswi khususnya generasi muda terhadap HIV-AIDS, mencegah meluasnya seks bebas di antara para pelajar, mengubah kesadaran pelajar dan pemuda terhadap bahaya HIV- AlDS dan menciptakan generasi muda yang mampu berkarya dan mengharumkan nama bangsa yang sehat tanpa HIV- AIDS. ( AL )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *